Pyrography atau yang sering di sebut gambar bakar adalah seni menggambar atau menulis pada media
kayu atau kulit samak menggunakan element yang dikondisikan panas.bisa menggunkan solder atau pena bakar (semua bisa di beli di toko online atau buat sendiri)

Pyrography sudah marak di dunia bahkan ada perusahaan khusus yg membuat alat dan pena bakarnya,
dan untuk di Indonesia sendiri sudah mulai meramai dari pantauan intagram dengan tagar #pyrography dan #pyrographyart

di bawah salah satu sample yang sudah saya buat sebagai latihan
img_20161109_101308   img_20161108_011943   img_20161108_011845

gambar atau menulis bakar ini kegiatan yang sangat menyenangkan, bisa menurunkan tingkat stress, melatih kesabaran, fokus dan ketelitian serta kehati-hatian karena menggukana media keras (kayu atau kulit), sekali tidak sesuai alur atau gambar pesil yang ada maka kreatifitaslah yang akan menyempunakan agar tidak nampak sebuah goresan yang salah, disitulah keunikan pyrography atau gambar bakar.

keunikan lain dari pyrography semua orang bisa melakukannya terutama jika menggunakan jenis alat bakar yang semacam pena (di Indonesia belum ada yang jual jadi bisa dibuat sendiri dengan prisip yang sama seperti sealer pastik dan alat pemotong Styrofoam)

dibawah ini contoh pertama kali mencoba, learning period diperlukan dalam kegiatan ini,, selamat mencoba..

img_20161110_112705

Tags :

Pada 1796, seorang pembuat jam dari Jenewa (Swiss), Antoine Favre-Salomon menciptakan sebuah jam saku, dengan fitur musik mekanik, karena alasan inilah mengapa ia dianggap sebagai penemu pertama dari kotak musik mekanik.

antonia  clock

Penemuan Antoine Favre-Salomon terdiri dari sebuah silinder kecil yang berputar terbuat dari campuran tembaga dan seng, dengan titik-titik pada permukaan silinder, yang menyebabkan gerakan naik dan turun dari plate-palte sisir logam yang distele untuk menghasilkan nada musik.

drum

Enam tahun kemudian, Ishak Piguet memanfaatkan penemuan Favre dan memperkenalkan mekanik tersebut kedalam perhiasan, jam tangan, kotak rokok, kotak kayu dan logam mulia.

Pada abad ke-19, tempat pembutan kotak musik sebagian besar terkonsentrasi di Swiss, Jenewa. Setelah 1811, tempat pembuatan kota musik lainnya didirikan di Jura Vaudois, di Auberson dan Sainte Croix, ini memberikan kontribusi bagi pelestarian tradisi dari pembuatan jam, yang menderita setelah perang Napoleon.

Pabrik kotak musik pertama di Sainte Croix didirikan pada tahun 1814 oleh Charles Reuge, khusus memproduksi jam saku dengan fitur musik mekanis. Sainte Croix sekarang ini telah menjadi brand Industri dari musik mekanis. Di sini semua jenis kotak musik masih diproduksi.

Pada saat memasuki kota tersebut, pengunjung akan disambut dengan tulisan di papan reklame raksasa Welcome in the country of mechanical dreams. Pada akhir abad ke-19, di kota Swiss, ada lebih dari 600 pekerja dan sekitar 40 pabrik, yang merancang dan membuat lagu mekanik.
Saat ini, “Reuge” mengekspor produk-produknya di seluruh dunia, dengan omset 12 juta franc Swiss, dan memegang rekor, yang terdaftar di Guinness Book, untuk kotak musik terkecil yang pernah dibuat.

Pada awalnya, kotak musik bisa memiliki empat, enam atau delapan lagu. Pada 1862, perusahaan Paillard (Charles Paillard dan Nicole bersaudara, yang memulai industry pembuatan kotak musik) memodifikasi mekaniknya, sehingga memungkinkan untuk mengganti silinder, dan meningkatkan jumlah lagu
Di abad ke-19 juga, pengrajin di Leipzig (Jerman) merancang sebuah disk kotak musik (piringan logam) dengan prinsip kerja seperi mengganti cd player dan pengguna memiliki kemungkinan untuk memilih lagu favorit. Ini adalah “nenek moyang” dari jukebox muncul di kemudian hari.

disc

Pada awal abad ke-20, munculnya fonograf menggantikan cerita tentang kotak musik. Kotak musik yang paling indah dapat dilihat di Museum CIMA (International Center for Artistic Mechanics), sepenuhnya didedikasikan untuk tema ini, dari kotak musik Favre menginpirasi Thomas Edison menemukan fonograf. Museum ini terletak di pabrik Pillard tua di Sainte Croix (Swiss)

box

Meskipun 200 tahun telah berlalu sejak penemuan tersebut, kotak musik tetap menjadi objek keindahan,
dengan sentuhan seni dan rasa sentimentil yang ada di dalamnya. Selalu dianggap sebagai hadiah dan pemberian yang murni. Orang akan menganggap bahwa musik rekaman tidak bisa mengganti suara instrumen hidup.
Hal ini masih merupakan fenomena menarik membawa aroma ke masa lalu.

Tags :